MANOKWARI, KABARKASUARI.COM – Pemerintah Kabupaten Manokwari menyambut kunjungan kerja Deputi Geoekonomi Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia, Yayat Ruyat, di Manokwari, Papua Barat, Kamis (29/10/2026). Kunjungan ini difokuskan pada pembahasan persoalan tambang ilegal serta peninjauan langsung kondisi di lapangan.
Kedatangan Yayat Ruyat bersama rombongan di Bandara Rendani disambut Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, Asisten III Setda Manokwari, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengatakan kunjungan tersebut telah direncanakan oleh pemerintah daerah. Selama dua hari ke depan, Deputi Geoekonomi Wantannas RI dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Bupati Manokwari dan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk membahas persoalan tambang ilegal.
Menurut Mugiyono, pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi persoalan serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan aktivitas pertambangan ilegal.
“Dalam dua hari ini akan dilakukan pertemuan dengan Bupati Manokwari dan juga Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk membahas masalah tambang ilegal,” ujar Mugiyono.
Selain melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, Deputi Geoekonomi Wantannas RI bersama tim juga akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi serta memperoleh gambaran nyata mengenai persoalan yang terjadi.

Mugiyono menyampaikan, peninjauan lapangan tersebut penting agar pembahasan yang dilakukan dapat mengacu pada kondisi faktual dan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat semakin kuat, khususnya dalam menangani persoalan tambang ilegal serta mendukung pengelolaan potensi ekonomi daerah secara berkelanjutan. (kk)