MANOKWARI,Kabarkasuari.com _ Pemerintah Provinsi Papua Barat menerima penghargaan jaminan kesehatan nasional (JKN) karena berhasil mencapai cakupan semesta atau universal health coverage (UHC) dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Pemerintah provinsi papua barat berhasil mencapai cakupan semesta health coverage, yang mana berhasil memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat papua barat sebesar 98 %.
Kesuksesan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam mendukung penyelnggaraan program JKN , yang mana berhasil memberikan jaminan kesehatan masyarakat sebesar 98 persen dan jumalh penduduk. Dengan capaian tersebut , maka BPJS kesehatan memberikan penghargaan Kasuari JKN Awards BPJS Ksehatan Papua Barat Tahun 2025.
Penghargaan di serahkan oleh Deputi Direksi BPJS kesehat wilayah XII Papua , yang di terima oleh wakil Gubernur Papua Barat. Selain itu pemerintah kabupaten se papua barat juga ikut menerima penghargaan karena berhasil memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.
Gubernur papua barat melalui sambutan tertulisnya yang di bacakan wakil gubernur Mohammad Lakotani , menyampaikan pelaksanaan penganugrahan ini merupakan bentuk penghargaan dalam UHC, yang mana pada september 2025 pemerintah daerah menjamin 98 persen dari jumlah penduduk sebagai peserta BPjS.
“ sebagai bentuk penghargaan dalam Universal healt Coverage ( UHG ) atau proses pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses layanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa adanya hambatan finansial di Papua barat yang di rujukkan dalam program JKN “
Deputi direksi BPJS kesehatan wilayah XII , menyampaikan cakupan UHC Papua Barat yang telah mencapai 98 %, merupakan bukti
Komitmen dari pemerintah.
“ cakupan ini merupakan bukti dukungan pemerintah Provinsi dan kabupaten di Papua Barat dalam memberikan jaminan perlindungan masyarakat melalui program JKN yang sejalan dengan RPJMN tahun 2025 -2029”.
“ selain itu cakupan ini telah sejalan dengan intruksi presiden republik Indonesia tentang peran Gubernur dan Bupati dalam mendukung JKN, Pemda terus mendaftarkan penduduknya baik melalui pembiayaan iuran peserta”
Di dampaikan juga bahwa keberhasilan program jkn tentu tidak terlepas dari pelayanan di fasilitas kesehatan , yang mana hingga september 2025 ada sebanyak 91 fasilitas kesehatan tingkat pertama dan 11 rumah sakit di enam kabupaten yang bekerja sama dengan bpjs kesehatan terkecuali kabupaten pegunungan arfak.
Agar peningkatan kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat maka BPJS kesehatan akan terus berinovasi dan mengembangkan program digitalisasi guna memudah masyarakat dalam menggunakan berbagai layanan bpjs kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. (adm)