MANOKWARI, KABARKASUARI.COM _Pemerintah Kabupaten Manokwari secara resmi menerima kembali jemaah haji asal Kabupaten Manokwari yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Penerimaan berlangsung di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Selasa (18/8/2026).
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono. Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat menyampaikan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji.
Melalui sambutannya, Ia menyampaikan , perjalanan ibadah haji bukanlah perjalanan biasa, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan perjuangan, pengorbanan, kesabaran, ketulusan dan kekuatan iman.
“Perjalanan ibadah haji bukanlah perjalanan biasa. Di dalamnya terdapat perjuangan, pengorbanan, kesabaran, ketulusan serta kekuatan iman,” Ujar Wakil Bupati.
Ia menyampaikan, kepulangan para jemaah menjadi kebahagiaan sekaligus kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Manokwari.

Pemerintah daerah berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Predikat sebagai haji dan hajah, kata dia, hendaknya tidak sekadar menjadi gelar, tetapi tercermin melalui peningkatan kualitas iman, akhlak, kepedulian sosial dan keteladanan di tengah keluarga maupun masyarakat.
“ Predikat sebagai haji dan hajah hendaknya tidak hanya menjadi gelar, tetapi menjadi cerminan peningkatan kualitas iman, akhlak, kepedulian sosial serta keteladanan di tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Tidak hanya itu namun Ia juga menekankan bahwa ibadah haji mengajarkan nilai persaudaraan dan persatuan. Perbedaan suku, bangsa, bahasa dan latar belakang tidak menghalangi umat Islam untuk bersatu sebagai satu umat.
Nilai tersebut diharapkan dapat dibawa pulang dan menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat Manokwari yang rukun, toleran, saling menghargai dan bekerja sama.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manokwari ,Abdul Safar Olong, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 88 jemaah haji Kabupaten Manokwari yang terdaftar, sebanyak 83 jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Dari jumlah tersebut terdiri atas 30 jemaah laki-laki dan 53 jemaah perempuan. Sementara beberapa jemaah mengalami mutasi keberangkatan antarprovinsi.
Seluruh 83 jemaah tergabung dalam kloter 25 dan dilaporkan tiba kembali dalam kondisi selamat. Jemaah tiba di Makassar pada Sabtu, 20 Juni 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Manokwari. Rombongan kemudian tiba di Manokwari pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 07.40 WIT.
Dalam laporannya juga disebutkan bahwa biaya transportasi akumulasi keberangkatan dan pemulangan jemaah haji ditanggung melalui APBD Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Diharapkan jemaah haji yang telah kembali dapat menjadi kekuatan moral di tengah masyarakat, menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan tempat tinggal, serta terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama. ( kk/1).