Buka Palang  di Jembatan Kali Buaya Distrik Sidey, Bupati Hermus Pastikan Kabupaten Manokwari Barat Terbentuk

Manokwari, kabarkasuari. Com_Bupati Manokwari, Hermus Indou, berhasil membuka palang yang digunakan lalukan masyarakat di jembatan Kali Buaya Distrik Sidey, Jumat ( 4/7/2025)

Kurang lebih satu minggu Akses jalan trans papua Barat yang menghubungkan kabupaten Manokwari  dan Tambrauw di palang oleh masyarakat  pemilik hal wilayat setempat.

“ Kami lakukan pemalangan karena kecewa dengan pembatalan kunjungan kerja menteri otonomi daerah ke calon DOB Manokwari Barat  tanggal 20 juni di lakukan sepihak oleh bupati Tambrauw, selain itu kami kecewa karena wilayah adat Arfak di caplok oleh pemda Tambrauw  yakni kampung wariki, itu tanah kami, jangan direbut, tegas Simeon Waramui ,Tokoh pemuda

Pemalangan di lakukan masyarakat sebagai aksi protes kepada pemerintah kabupaten Tambrauw karena di anggap mengambil  distrik yang masuk dalam wilayah adat Arfak   yang menjadi calon daerah bawahan calon kabupaten Manokwari barat, sehingga Bupati Manokwari yang turun langsung bertemu masyarakat, menyampaikan jika pemda Manokwari  mendukung kabupaten Manokwari Barat hadir.

“ Pemerintah kabupaten Manokwari konsisten berada bersama sama masyarakat empat distrik  yakni lebar, amberbakem, senopi dan Mubrani,yang sekarang dimekarkan jadi 12 distrik untuk tetap berjuang agar kabupaten Manokwari Barat segera hadir di Manokwari “.

“ Hal ini tentu di dasari dengan kronologi yang di sampaikan oleh tim pemekaran DOB Manokwari Barat, dasar dan kajian dari aspek geografis dan budaya serta aspek histori yang mana  empat distrik yang masuk wilayah administrasi Tambrauw adalah wilayah suku besar arfak “, tegas bupati  Hermus.

Sebagai anak adat Arfak, Hermus Indou smapaio dirinya  bersama dengan Gubernur Papua Barat yang juga kepala suku besar Arfak akan memperjuangkan dan mengawal aspirasi masyarakat tentang pembentukan Daerah Otonomi Baru ( DOB) Manokwari Barat dapat hadir sebagai solusi.

Kehadiran kabupaten Manokwari Barat tidak hanya sebagai solusi kesejahteraan namun untuk menyelesaikan konflik yang berkepanjangan. (CJR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *