JAKARTA,KABARKASUARI.COM_ Ny. Febelina Indou, selaku Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), berperan sebagai pembicara dalam acara Dedication Day CBN Southeast Asia 2026 yang mengusung tema “Reach and Disciple”, yang berlangsung di Jakarta Pada Kamis (15/1/2026).
Acara ini berfungsi sebagai sarana refleksi dan penguatan komitmen dalam membangun generasi yang berkarakter dan berdaya saing, terutama bagi anak-anak di Papua.
Dalam presentasinya, Ny. Febelina Indou membahas topik “Membangkitkan Generasi Anak Papua yang Unggul dan Berkualitas sebagai Fondasi dalam Membangun Peradaban dan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan dan Berkelanjutan.” Beliau menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis sebagai landasan utama dalam pembentukan karakter, pengembangan kecerdasan, serta pembentukan nilai-nilai kehidupan bagi generasi masa depan.
Menurutnya, anak-anak Papua memiliki potensi yang sangat besar yang perlu dikembangkan secara optimal melalui pendidikan yang holistik, inklusif, dan berkesinambungan. Peran keluarga, pendidik, gereja, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dianggap sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia dini.
Melalui kegiatan Dedication Day CBN Southeast Asia 2026 ini yang diselenggarakan bersama OBI tanggal 14-15 di kantor Pusat CBN (cahaya bagi Negeri), diharapkan terbangun sinergi dan komitmen bersama untuk menyiapkan sumber daya manusia Papua yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, sebagai bagian dari upaya mewujudkan peradaban yang maju serta kesejahteraan rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut juga di berikan Apresiasi kepada Bunda Paud oleh Bapak Mark McClendon, South East Asia and South Korea Regional Director dan penyerahan Cinderamata dr Bunda Paud Kab.Manokwari.
Dedication Day CBN Southeast Asia 2026 turut dihadiri Bapak Drew President Operation Blessing International and All National Director South East Asia and South Korea, Sekretaris Umum PGI, Sandi Baratha Sekretaris Yayasan Cahaya Bagi Negeri dan Obor Berkat Indonesia, seluruh staf CBN dan OBI. (KK1)