MANOKWARI,KABARKASUARI.COM_Sambut Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026, Panitia HPN PWI Papua Barat melakukan audiensi bersama Dinas Kehutanan Papua Barat, Senin (26/1/2025).
Audiensi tersebut membahas rencana rangkaian kegiatan HPN 2026, salah satunya kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan.
Sekretaris PWI Papua Barat, Jems Aisoki mengatakan yang melatarbelakangi kegiatan Penanaman Pohon tersebut, melihat kejadian Bencana Alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat beberapa waktu lalu.
“Dari latar belakang itulah, kami (PWI) dalam Hari Pers Nasional mengangkat isu lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan Dinas Kehutanan Papua Barat tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan, tetapi juga menggaungkan pesan pelestarian hutan dari Papua Barat ke tingkat nasional.
“Kita tahu Dinas Kehutanan sangat gencar dalam menjaga hutan, untuk itu, kita ingin pesan tersebut bisa tersampaikan dalam menghijaukan kembali hutan yang ada di Papua Barat,” sebutnya.
“Ini juga senada dengan pesan Bapak Gubernur Papua Barat untuk menjaga hutan,” sambungnya.
Senada dengan itu, Ketua Panitia HPN Papua Barat 2026, Ari Armstrong, mengatakan bahwa pada puncak peringatan HPN 2026 juga akan digelar talkshow atau dialog yang mengangkat tema pembangunan dan lingkungan di Papua Barat.
“Melihat kejadian Bencana Alam di Sumatera dan kami berkeinginan kejadian tersebut tidak terjadi di Papua Barat, untuk itu kami berinisiasi melakukan penanaman pohon sehingga stabilitas alam di Papua Barat tetap terjaga dengan baik,” beber Ari Armstrong.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat, Jimmy W. Susanto menyambut baik dengan apa yang diinisiasi oleh PWI Papua Barat.
Ia menyatakan pihaknya siap mendukung penuh rangkaian kegiatan HPN 2026, khususnya kegiatan penanaman pohon
“Kami mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan PWI Papua Barat dalam ikut serta menjaga lingkungan,” ujarnya.
Jimmy menambahkan, Dinas Kehutanan Papua Barat siap mendukung penyediaan bibit pohon.
“Tinggal di tentukan saja lokasi penanaman pohonnya sehingga kami bisa menentukan bibit pohon apa yang akan disiapkan,” pungkasnya. (KK1)