MANOKWARI,KABARKASUARI.COM_– Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Sosial mencatatkan progres positif dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial. Hingga memasuki triwulan keempat tahun anggaran 2025, capaian layanan dasar sosial telah mencapai 83 persen, tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Papua Barat.
Pencapaian ini disyukuri oleh Dinas Sosial Kabupaten Manokwari sebagai hasil dari sinergi dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan penuh pimpinan daerah, Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati H. Mugiyono, dalam penjabaran visi dan misi pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya dan telah melampaui target antara yang ditetapkan.
“Capaian 83 persen di triwulan keempat ini menjadi bukti bahwa sistem pendataan dan penyaluran layanan sosial mulai berjalan semakin efektif. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim di lapangan,” ujarnya.
Meski demikian, Dinas Sosial menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pelayanan agar target 100 persen dapat tercapai pada akhir periode pelaporan.
Optimalisasi Layanan bagi Kelompok Rentan
Capaian SPM Bidang Sosial sebesar 83 persen tersebut mencakup sejumlah indikator layanan dasar, antara lain:
- Rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas
- Perlindungan dan jaminan sosial bagi lanjut usia (lansia) terlantar
- Penanganan anak terlantar serta gelandangan dan pengemis
- Penyaluran bantuan logistik bagi korban bencana
Seluruh layanan tersebut difokuskan untuk memastikan kelompok masyarakat rentan mendapatkan perlindungan dan bantuan secara berkelanjutan.
Strategi Akselerasi Menuju Target 100 Persen
Untuk menutup sisa capaian 17 persen, Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Sosial menyiapkan sejumlah langkah akselerasi. Fokus utama diarahkan pada validasi data kemiskinan ekstrem serta sinkronisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar intervensi program semakin tepat sasaran.
Adapun strategi yang akan ditempuh meliputi:
Jemput Bola, dengan meningkatkan frekuensi pemutakhiran data langsung ke tingkat distrik dan kampung
Sinergi lintas sektor, melalui penguatan kolaborasi dengan OPD terkait guna memastikan akses layanan kesehatan dan administrasi kependudukan
Penguatan anggaran, dengan mengoptimalkan sisa serapan anggaran triwulan akhir untuk program-program prioritas dan mendesak.
Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap, dengan tercapainya target 100 persen SPM Bidang Sosial, tidak ada lagi warga yang masuk kategori rentan namun luput dari perhatian negara.
Standar Pelayanan Minimal tidak sekadar menjadi angka statistik, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin perlindungan dan kesejahteraan masyarakat Manokwari. (KK1)
