MANOKWARI, KABARKASUARI.COM_Bupati Manokwari, Hermus Indou, menggelar pertemuan tatap muka dengan para pemilik lapak jualan yang beroperasi di sepanjang kawasan Pelabuhan Laut Manokwari, jalan kompleks Bumi Marina, hingga depan Bank BCA Wosi. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penertiban dan penataan bangunan liar yang berdiri di sepanjang jalur tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Hermus Indou menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah telah memberikan kesempatan selama hampir sepuluh tahun bagi para pedagang untuk menempati lapak yang dulunya dibangun oleh Pemerintah Provinsi. Namun, langkah penataan kini harus dilakukan mengacu pada Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah Manokwari, serta sebagai bentuk penegakan ketertiban umum.
Langkah ini juga disiapkan untuk menyambut perhelatan akbar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke-XIV yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat, di mana Kabupaten Manokwari dipercaya sebagai tuan rumah.
“Saya mengundang Bapak dan Ibu sekalian untuk membicarakan penataan bangunan yang tidak sesuai peruntukannya dan sudah mengganggu kenyamanan pejalan kaki serta pengguna jalan. Mari kita berikan dukungan terbaik dengan mengikhlaskan lapak ini dibongkar dan ditata ulang agar wajah Kota Manokwari menjadi rapi, bersih, dan siap menyambut kedatangan para tamu dari berbagai daerah,” ujar Bupati Hermus Indou.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, S.STP, menyampaikan bahwa pertemuan yang dipimpin langsung Bapak Bupati, didampingi Sekretaris Daerah serta perangkat daerah terkait ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya.
Sesuai arahan Bapak Bupati, para pemilik lapak diharapkan mulai melakukan pembongkaran secara mandiri terhitung hari ini hingga hari Rabu mendatang.

Ferdy juga menegaskan bahwa pemerintah hadir dengan solusi terbaik dan tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan, tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat. Bapak Bupati memiliki kepedulian yaang besar kepada Masyarakat sehingga setiap aspek Pembangunan di daerah selalu diutamakan pembangunan yang manusiawi dengan tidak merugikan hak-hak masyarakat sehingga bagi warga yang terdampak kebijakan ini, sesuai arahan bapak Bupati pemerintah daerah akan memberikan santunan atau biaya kerohiman dengan mempertimbangkan berbagai aspek, di antaranya kompensasi kehilangan mata pencaharian selama satu tahun, biaya pembersihan, serta biaya mobilisasi. Nilai rincian tersebut akan dihitung terlebih dahulu sebelum disalurkan kepada warga.
“Kami sangat berharap dukungan dan kerelaan dari Bapak Ibu sekalian dalam rangka penataan Kota dan juga sebagai dukungan masyarakat manokwari sebagai tuan rumah yang baik demi kesuksesan penyelenggaraan Pesparawi Nasional ke-XIV di Manokwari, Papua Barat.
Sebagai tindaklanjut dari arahan bapak Bupati hari ini tim gabungan diataranya Satpol PP, Dinas Sosial, Damkar, PU PR, DLHP dan OPD Teknis lainya sedang melakukan pendataan validasi dan verivikasi data dilapangan dan secepatnya hasilnya akan segera kami laporkan kepada Bapak Bupati,” tambah Ferdy. (Rls/KK)