Kelurahan Padarni Laksanakan Pemilihan RT/RW Demokratis; Wujud Nyata Partisipasi Masyarakat Menuju Manokwari Maju, mandiri dan sejahtera.

Manokwari,kabarkasuari.com_
Langkah maju dan progresif ditunjukkan oleh Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat, dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan inklusif. Untuk pertama kalinya, Kelurahan Padarni pada Kamis ( 22/5/2025) melaksanakan pemilihan Ketua RT dan RW melalui mekanisme pemilihan umum langsung oleh masyarakat, sebuah terobosan yang mengedepankan asas demokrasi, transparansi, dan tanggung jawab sosial dalam proses kepemimpinan di tingkat lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum bagi warga dalam memilih pemimpin lingkungan, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari implementasi kebijakan daerah yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan. Pemilihan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kelurahan Padarni, Paul Rumbruren, S.STP, yang menyatakan bahwa kegiatan ini berlandaskan pada Peraturan Bupati Manokwari Nomor 69 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan, sebagai dasar hukum pelaksanaan dan pembentukan struktur RT/RW secara partisipatif.

Dalam sambutannya, Paul Rumbruren menyampaikan bahwa pelaksanaan pemilihan ini sejalan dan merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi Bupati Manokwari, Bapak Hermus Indou, S.IP., M.H., yaitu “Mewujudkan Manokwari yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera.”

“Melalui pemilihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa demokrasi bukan hanya milik lembaga tinggi negara, tetapi juga harus hadir di tingkat paling dasar, di tengah masyarakat. RT dan RW adalah ujung tombak pelayanan publik, mereka adalah wajah pertama dari negara yang hadir di tengah warga. Maka, pemimpin lingkungan harus lahir dari kepercayaan, bukan sekadar penunjukan,” ujar Paul Rumbruren._

“Arahan Bapak Bupati Hermus Indou sangat jelas: pemerintah harus dekat dengan rakyat, dan partisipasi masyarakat harus menjadi nafas utama dalam setiap proses pembangunan. Dengan semangat itu, kami memastikan pemilihan RT dan RW ini berjalan jujur, terbuka, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong serta musyawarah yang menjadi ciri khas masyarakat kita,” lanjutnya.

Adapun bakal calon yang mengikuti pemilihan RT/RW di lingkungan RT 01 Anggrem ini terdiri atas tiga nama yang telah dikenal aktif di tengah masyarakat, yakni: Yopi Waromi, Yohane Wamafma, dan Niko Demus Fakdawer. Ketiganya melalui proses penjaringan dan menyampaikan gagasan serta komitmennya secara langsung kepada warga sebelum proses pemilihan berlangsung.

Pemilihan ini pun disambut positif oleh masyarakat. Tokoh pemuda dan masyarakat setempat, Yulianus Maryen, menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Kabupaten Manokwari, khususnya kepada Bupati Hermus Indou.

Kami patut berterima kasih kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bapak Bupati Hermus Indou, yang telah memberi ruang bagi rakyat untuk bersuara dan memilih pemimpinnya sendiri. Langkah yang dilakukan oleh Lurah Padarni merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menghidupkan kembali semangat demokrasi yang selama ini belum optimal dijalankan di tingkat kelurahan,” tutur Yulianus.

Kami menilai ini adalah bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Manokwari tidak hanya bicara soal pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sosial dan demokrasi. Visi besar Manokwari yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera benar-benar mulai dirasakan dari tingkat paling bawah,” tambahnya.

Proses pemilihan yang berjalan tertib dan lancar ini diharapkan menjadi awal dari praktik tata kelola pemerintahan lokal yang lebih kuat dan terarah. RT dan RW terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan profesional, mengayomi masyarakat, serta menjembatani kepentingan warga dengan kebijakan pemerintah.

Paul Rumbruren menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya tanggung jawab dan pelayanan yang tulus dari para pemimpin lingkungan.

Kami tidak ingin hanya melahirkan pemimpin yang populer, tetapi yang benar-benar punya kapabilitas, integritas, dan komitmen untuk melayani. Pemimpin lingkungan harus tahu medan sosialnya, bisa menyelesaikan masalah warganya, dan mampu menjadi penggerak partisipasi. Dari lorong-lorong kecil inilah masa depan Manokwari kita bangun—bersama rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” tegasnya.

Dengan pemilihan ini, Kelurahan Padarni menjadi pelopor demokrasi lokal yang patut ditiru oleh kelurahan lain di Kabupaten Manokwari. Pemerintah kelurahan membuka lembaran baru di mana warga bukan lagi sekadar objek pembangunan, tetapi mitra sejati dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, mandiri, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *