MANOKWARI, KABAR KASUARI – Kodim 1801/Manokwari terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar melalui program pembangunan Jembatan Garuda di sejumlah wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Hingga saat ini, Kodim 1801/Manokwari telah mengerjakan delapan titik Jembatan Garuda. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat, khususnya warga di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses akibat kondisi jembatan yang sulit dilalui.
Dandim 1801/Manokwari Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait ,menyebut pelaksanaan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), serta bagian dari program pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan hingga ke daerah-daerah dan pelosok Indonesia.
“Memang keinginan Bapak Presiden untuk mempercepat pembangunan sampai ke daerah-daerah hingga ke pelosok-pelosok Indonesia. Karena beliau ingin cepat membantu kesulitan masyarakat, terutama jembatan-jembatan yang mungkin sulit dijangkau. Karena itu kami ditugaskan untuk mempercepat program tersebut,” ujar pihak Kodim 1801/Manokwari, Senin (31/8)
Selain delapan titik yang telah dikerjakan, sejumlah lokasi lainnya juga telah didaftarkan dan diusulkan untuk pembangunan. Di antaranya berada di Kampung Gedi Merah dan Kampung Makassar, serta beberapa titik lainnya yang dinilai membutuhkan pembangunan jembatan.

Kodim 1801/Manokwari menargetkan pembangunan tambahan sekitar lima titik jembatan. Namun, pelaksanaannya masih menunggu petunjuk pimpinan dan dukungan anggaran.
“Kalau anggaran sudah turun, kami akan segera kerjakan. Untuk Jembatan Merah Putih yang titiknya belum kami kerjakan, kami masih menunggu petunjuk dari pimpinan. Ada yang sudah masuk dalam usulan, ada yang sudah kami kerjakan delapan titik, kemudian rencananya lima titik lagi akan kami kerjakan sesuai dengan kondisi nyata yang ada di Kabupaten Manokwari,” jelasnya. (kk)