MANOKWARI, KABAR KASUARI — Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Tehuteru, meresmikan Jembatan Merah Putih di Kampung Inggramui, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari,Senin (24/ 8).
Turut serta dalam peresmian jembatan, Wakil Bupati Manokwari ,H.Mugiyono, Kajari Manokwari , wakapolresta Manokwari dan jajaran Pejabat Utama Kodam XIII Kasuari serta Kodim 1801 Manokwari .
Jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 4 meter ini merupakan jembatan ke-98 yang berhasil diselesaikan dalam program pembangunan jembatan Kodam XVIII/Kasuari.
Dalam sambutannya, Pangdam mengapresiasi prajurit TNI, pemerintah kampung, masyarakat, serta Pemerintah Kabupaten Manokwari yang telah mendukung pembangunan jembatan tersebut.
Pembangunan Jembatan Merah Putih dikerjakan dalam waktu sekitar tiga minggu. Menurut Pangdam, capaian tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kerja sama seluruh komponen mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“ jembatan yang kita resmikan saat ini merupakan jembatan yang ke-98 dari 100 jembatan yang akan dibangun,” ujar Pangdam XVIII/Kasuari.

Ia menjelaskan, Kodam XVIII/Kasuari merencanakan pembangunan sebanyak 145 jembatan. Sebanyak 100 jembatan masuk dalam program utama, sementara 45 lainnya masih dalam tahap pengajuan. Dari 100 jembatan, 57 unit berlokasi d Papua Barat dan 43 unit di Papua Barat Daya.
Jembatan Merah Putih menjadi akses penting yang menghubungkan Kampung Inggramui dengan jalan utama Kabupaten Manokwari. Infrastruktur ini diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 117 kepala keluarga.
Keberadaan jembatan diharapkan mempermudah aktivitas masyarakat, termasuk mengangkut hasil usaha, meningkatkan perekonomian, serta mempercepat akses terhadap pelayanan kesehatan, khususnya dalam kondisi darurat.
Pangdam juga berharap jembatan tersebut dapat mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah dibangun di kampung tersebut. Ia meminta masyarakat bersama pemerintah kampung menjaga dan merawat jembatan agar memiliki usia pakai yang panjang.
“ dengan selesainya jembatan ini, tugas kita selanjutnya adalah merawat dan memelihara. Karena dengan merawat dan memelihara akan memperpanjang usia dan masa pakai jembatan,” katanya.
Pangdam XVIII/Kasuari juga membuka peluang bagi pemerintah daerah maupun pemerintah kampung untuk mengusulkan pembangunan jembatan di wilayah lain yang masih terisolir atau mengalami kendala akses transportasi darat.
Ia meminta pemerintah kampung dan pemerintah daerah berkoordinasi dengan jajaran Kodim apabila masih terdapat wilayah yang membutuhkan pembangunan jembatan.
Sementara itu, tokoh masyarakat Inggramui, Obet Kambu, menyampaikan terima kasih kepada Kodam XVIII/Kasuari, Kodim 1801/Manokwari, dan seluruh jajaran yang telah membangun jembatan sebagai akses penghubung masyarakat menuju jalan utama.
Pembangunan Jembatan Merah Putih diharapkan semakin memperkuat konektivitas masyarakat Kampung Inggramui sekaligus meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar dan aktivitas ekonomi warga. (kk/1).