MANOKWRI,KABARKASUARI- Pemerintah Kabupaten Manokwari memastikan penyaluran Dana Desa tahun 2026 berjalan aman. Sebagian besar kampung telah merealisasikan Dana Desa tahap pertama dan menyelesaikan laporan pertanggungjawaban atau LPJ.
Sementara itu, Dana Desa tahap kedua untuk 163 kampung di Kabupaten Manokwari disebut telah tersedia di rekening masing-masing kampung. Namun, pencairannya masih menunggu penyelesaian LPJ tahap pertama.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Manokwari, Aswandi, mengatakan sebagian besar kampung telah mencairkan Dana Desa tahap pertama dan mulai melaksanakan berbagai program.
“Dana Desa tahap kedua untuk 163 kampung sudah tersedia. Tinggal menunggu LPJ tahap pertama dari masing-masing kampung,” ujar Aswandi, Selasa (8/9)
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Manokwari menargetkan seluruh kampung telah mencairkan Dana Desa tahap kedua paling lambat Oktober 2026.
“Kita targetkan paling lambat Oktober seluruh kampung sudah melakukan pencairan tahap kedua,” katanya.
Target tersebut dilakukan agar berbagai kegiatan pembangunan dan program kampung dapat dilaksanakan pada Oktober hingga November. Dengan demikian, seluruh kegiatan dan pertanggungjawaban anggaran diharapkan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun anggaran.
Aswandi menjelaskan, total Dana Desa Kabupaten Manokwari tahun 2026 mencapai sekitar Rp109 miliar. Anggaran tersebut terbagi menjadi Dana Desa reguler dan program Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP.
“Total Dana Desa tahun 2026 sekitar Rp109 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp58 miliar merupakan Dana Desa reguler yang dikelola pemerintah kampung,” jelasnya.
Sementara itu, anggaran untuk program KDMP memiliki mekanisme pelaksanaan tersendiri.
Pemkab Manokwari juga masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait penetapan anggaran Dana Desa sebagai dasar untuk memulai musyawarah kampung dan perencanaan pembangunan tahun 2027.
“Kami masih menunggu PMK terkait penetapan anggaran Dana Desa untuk menjadi dasar dalam musyawarah kampung dan perencanaan pembangunan tahun 2027,” pungkas Aswandi. (kk)