Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Capai 6,46 Persen, Wagub Ajak Perkuat Kemandirian Daerah

MANOKWARI,KABARKASUARI_Wakil Gubernur Papua Barat menyampaikan optimisme terhadap perkembangan perekonomian daerah yang terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan PAPEDANOMICS 2026,Kamis (27/8), yang digelar Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Bara.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengatakan bahwa masyarakat patut bersyukur atas kinerja perekonomian Papua Barat yang semakin menggembirakan. Pada 2025, ekonomi Papua Barat tumbuh sebesar 6,46 persen secara CTC, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,94 persen.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen. Capaian ini dinilai menjadi sinyal positif bahwa perekonomian Papua Barat berada pada jalur yang semakin baik dan akseleratif.

“Pertumbuhan ekonomi Papua Barat berada pada jalur yang semakin baik dan akseleratif. Tentunya ini perlu terus kita dorong dan pertahankan bersama,” ujar Wakil Gubernur dalam sambutannya.

Selain pertumbuhan ekonomi yang meningkat, kondisi inflasi Papua Barat juga tetap terjaga pada level 2,59 persen (YOY). Stabilitas tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski demikian, Wakil Gubernur menekankan bahwa capaian positif tersebut tidak boleh membuat pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan berpuas diri. Penguatan sektor-sektor potensial lainnya perlu terus dilakukan guna memperluas sumber pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kemandirian ekonomi Papua Barat.

Salah satu langkah strategis yang dinilai penting adalah mendorong peningkatan nilai tambah melalui pengolahan komoditas unggulan daerah. Menurutnya, komoditas Papua Barat tidak seharusnya hanya dikirim dalam bentuk bahan mentah, tetapi perlu dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Dengan demikian, kita dapat mendorong pemenuhan kebutuhan daerah secara mandiri, sekaligus memastikan nilai ekonomi dari proses produksi dan konsumsi dapat lebih banyak dinikmati oleh masyarakat dan perekonomian Papua Barat,” katanya.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai dapat terus dipertahankan sekaligus diikuti dengan penguatan sektor produktif dan hilirisasi komoditas unggulan. Dengan langkah tersebut, pertumbuhan ekonomi Papua Barat diharapkan semakin berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.(kk1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *