MANGGARAI, FLORES-NTT, KABARKASUARI_ Kepedulian terhadap korban bencana Gempa Bumi Flores-NTT terus mengalir. Rumah Besar Flobamora Papua Barat turut hadir di tengah tengah korban bencana gempa bumi. Dihari pertama penyaluran bantuan diberikan kepada 25 kepala keluarga (KK) yang terdampak gempa bumi di RT 05/RW 03, Kampung Torok, Desa Ulubelang, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Rumah Besar Flobamora Papua Barat, Clinton Tallo , kepada masyarakat penerima bantuan. Penyaluran ini merupakan bagian dari gerakan solidaritas dan kepedulian masyarakat Flobamora Papua Barat terhadap saudara-saudara di Flores-NTT yang mengalami dampak akibat bencana gempa bumi.
Kehadiran Rumah Besar Flobamora Papua Barat di Kampung Torok mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meringankan beban keluarga yang terdampak bencana.
Kepala Desa Ulubelang, Wilhelmus Jokang, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada para donatur serta seluruh pihak yang terlibat dalam program bantuan Flobamora Papua Barat.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada para donatur dari program Flobamora Papua Barat yang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi 25 keluarga yang terdampak gempa bumi,” ujar Wilhelmus Jokang.
Menurut Wilhelmus, 25 keluarga yang menerima bantuan tersebut merupakan warga yang merasakan secara langsung dampak dari bencana gempa bumi. Dalam kondisi pascabencana, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Ia menilai bantuan yang datang dari Flobamora Papua Barat bukan sekadar bantuan material, tetapi juga menjadi simbol kuatnya tali persaudaraan antarsesama masyarakat Flobamora.
“Kepedulian seperti ini menunjukkan bahwa meskipun kita berada di daerah yang berbeda, rasa persaudaraan dan kepedulian tetap kuat. Kami berharap hubungan persaudaraan dan solidaritas ini terus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Ketua Rumah Besar Flobamora Papua Barat menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan akibat bencana alam.
Bagi keluarga penerima bantuan, perhatian tersebut menjadi penguat di tengah situasi sulit yang mereka hadapi. Bantuan dari saudara-saudara Flobamora Papua Barat sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat terdampak tidak sendirian dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Gerakan solidaritas tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak bencana. (rls/kk)
Dari Papua Barat untuk Flores-NTT, solidaritas dalam persaudaraan Flobamora terus menyala.
Flobamora Bersatu, Flobamora Peduli, Flobamora Bersaudara.