Wabup Mugiyono Sambut kedatangan KRI  Panah 626 Dalam Operasi Trisila 2025 Di Manokwari

Manokwari, Kabarkasuari. Com_Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono bersama Kafasharkhan TNI Angkatan Laut Menyambut kedatangan KRI Panah 626 di dermaga Angakatan Laut Manokwari, dalam rangka Operasi Trisila,Kamis (10/7/2025).

Sebagai ucapan selamat datang, wakil bupati mengalungkan Noken san Mahkota kepada Komandan KRI Panah 626, Wadanstagas, Letkol Laut Yohanes Upang Irawadi, serta proses injak piring (mansorandak) . Usai penyambutan, wakil bupati Manokwari berkunjung ke KRI Panah 626.

Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Laut melalui Operasi Trisula yang di Laksanakan hingga Manokwari.

” Manokwari ini menjadi kunjungan terakhir dalam operasi Trisula yang di lakukan Armada 3 TNI Angkatan Laut, untuk itu kami ucapkan terimakasih dan selamat datang” .

Selama empat hari KRI Panah dan KRI  Teluk Wondama akan ada di Manokwari, untuk itu Wakil Bupati berharap  Manokwari dapat mengunjungi kapal perang, sehingga bisa mengetahui dan melihat langsung apa saja yang di lakukan TNI Angkatan Laut di Kapal perang.

Selama berada di Manokwari, ada kegiatan sosial yang di lakukan yakni pembersihan sampah di pulau lemon .

Wadanstagas, Letkol Laut Yohanes Upang Irawadi, mengatakan Pelayaran  ini adalah pelayaran rutin yang di laksanakan setiap tahun, yang di lakukan selama 37 hari  , ada beberapa kota telah di kunjungi, Manokwari menjadi tujuan terakhir sebelum kembali ke markas Koarmada 3 TNI AL di sorong.

” Dalam Operasi ini ada 3 kekuatan di sertakan yakni KRI Teluk wondama sebagai markas, KRI panah dan 1 pesawat CN 325 ,yang saat ini tengah  berada di Ambon, selain itu ada satgas marinir yang ikut serta dan telah melakukan pendaratan di morotai ” , ujar nya.

” Dalam operasi Trisila ada 3 kegiatan yang di laksanakan yakni melaksanakan pengamanan Laut, yang di harapkan  para pengguna Laut merasa aman, kegiatan kedua ialah latihan pendaratan di Morotai, dan
ketiga melakukan kegiatan di pangkalan”, Untuk kegiatan di pangkalan, ada kegiatan sosial yang di lakukan ialah pembersihan pulau lemon karena sampah di Laut cukup banyak. Aksi pembersihan sampah yang di lakukan merupakan aksi sosialisasi agar masyarakat  sadar akan kebersihab lingkungan” , lanjut Wadanstagas, Letkol Laut Yohanes Upang Irawadi,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *