Bupati Hermus Indou; Paskah Bersama, Momentum Bangkit dan Bersatu

MANOKWARI, KABARKASUARI. COM_Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Forkopimda, Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG), DPD PWKI, serta lembaga sosial keagamaan Kristen menggelar Perayaan Paskah untuk mengenang wafat dan kebangkitan Yesus Kristus, Rabu (15/4/2026).

Perayaan Paskah bersama tersebut berlangsung di Lapangan Demas Paulus Mandacan, SP 2 Prafi, dan dihadiri Bupati Manokwari Hermus Indou, Ketua DPD PWKI Papua Barat, Sekda Yan Ayomi, para tamu undangan, hamba Tuhan, serta ribuan umat Kristen dari wilayah dataran Warpramasi.

Mewakili ketua panitia, Pdt. Hugo Warpur, dalam laporan menyampaikan  perayaan Paskah ini menjadi suatu momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta mengingat kembali kasih dan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus bagi kita semua.

Dalam momentum Paskah tersebut, Bupati Manokwari menyampaikan bahwa tema “Kristus Bangkit Membaharui Kehidupan Kita” sangat menggugah hati umat Kristen. Menurutnya, kebangkitan Yesus Kristus membawa makna pembaruan hidup, khususnya bagi umat Tuhan di Manokwari.

Ia menegaskan bahwa melalui perayaan Paskah ini, diharapkan seluruh umat dapat semakin memperkuat iman, menjaga persatuan, serta menghadirkan nilai-nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“  kebangkitan Kristus membawa daya pembaharuan Bukan sekadar pembaharuan lahiriah, tetapi pembaharuan hati”, tutur Bupati Hermus Indou.

Disampaikan pula bahwa kehidupan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan. Hal tersebut juga dialami oleh pemerintah daerah, mulai dari pemulihan ekonomi pascapandemi, kesenjangan sosial, hingga potensi konflik horizontal.

Untuk menghadapi berbagai persoalan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa dibutuhkan pembaruan kemanusiaan.

“Kita dipanggil untuk bangkit dari setiap sikap lama yang egois, saling curiga, serta cara-cara lama yang tidak produktif. Kristus yang bangkit mengajak kita menjadi manusia yang baru,” ujar Bupati Hermus Indou.

Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama lembaga sosial keagamaan Kristen serta TNI-Polri, lanjutnya, harus berkomitmen untuk terus mewujudkan pembaruan tersebut dalam kerja nyata, pengabdian, dan pelayanan kepada seluruh masyarakat di daerah ini. Pemerintah hadir di tengah masyarakat bukan untuk mencari keuntungan, melainkan untuk melayani serta membangun Manokwari yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

“Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial keagamaan, para pemuka agama, dan aparat keamanan merupakan wujud nyata dari kemanusiaan yang diperbarui di dalam Kristus Yesus. Oleh karena itu, Paskah harus dijadikan sebagai titik tolak untuk saling memaafkan, mendamaikan, mengampuni, serta merangkul yang lemah,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama dalam membangun Manokwari tercinta. (KK)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *